Harianmetropolitan – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggratiskan Iuran Bulanan Peserta Didik atau (IBPD) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas sederajat. Kebijakan itu berlaku pada tahun 2020.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menjelaskan IPDB adalah istilah pengganti Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Anggaran yang disiapkan untuk kebijakan ini sebesar Rp 1,4 triliun bersumber APBD 2020.

“Alhamdulillah RAPBD sudah disetujui, tinggal dievaluasi Kemendagri. Berita besarnya alhamdulillah (IPDB) dapat gratis untuk SMA sederajat,” kata dia di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (28/11).

Anggaran itu didapatkan pula dari efisiensi dana hibah Bansos hingga perjalanan dinas bagi para ASN yang mencapai Rp 150 miliar. kebijakan IPDB gratis direalisasikan pada tahun ajaran baru Juli 2020.

“Dulu hibah bansos banyak sekali, sekarang kita efisienkan secukupnya sehingga menemukan ruang Rp 1,4 triliun per tahun untuk menggratiskan IPDB. Tapi karena dimulainya di bukan Juli maka 1,4 dibagi dua berarti Rp 700-an (miliar) dulu,” terang dia.

Anggaran ini tak hanya berlaku untuk siswa sekolah negeri saja. Kebijakan bantuan ini juga berlaku untuk siswa yang tak lolos PPDB untuk difasilitasi menuntut ilmu di sekolah swasta. Sementara MA, penyaluran bantuan melalui Kementerian Agama.

“Untuk siswa tidak mampu tidak lolos PPDB kan harus disalurkan ke swasta itu ada bantuan juga untuk membantu mereka dapat sekolah di swasta. Untuk Madrasah Aliyah itu bantuannya sama tapi disalurkan lewat Kemenag,” ucap dia.

“Ini supaya keberpihakan layanan dasar di Jabar dapat hadir,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *