Walaupun Kalah Beberapa Kali Praperadilan,Era YLBHI Masih Tidak Mau Minta Maaf Kepada Masyarakat Jambi Dan Polri

BERITA JAMBI – Setelah kalah dalam praperadilan di pengadilan negri Jambi , Era Purnamasari Ketua YLBHI masih juga tidak mau meminta maaf kepada masyarakat Jambi dan Polri. Dengan penuh keangkuhan dan percaya diri Era Purnamasari Ketua YLBHI malah tidak mengakui telah membuat pernyaataan yang ada di salah satu berita online. (28/11/2019)

Era Purnamasari ini merupakan salah satu advokat yang mendampingi kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang tengah menjalani proses hukum di PN Jambi.

Dimana dalam tulisan pada Kompasiana  diduga Era Purnamasari mengatakan bahwa masyarakat Jambi tidaklah mengerti hukum dan di Tribunenews menyebutkan bahwa penangkapan DOMIRI merupakan cacat hukum dan melanggar HAM. Akibat pernyataan itu, membuat hati dan perasaan masyarakat Jambi menjadi terluka.

Baca Juga : Saksi Meringankan Kasus SMB Ditangkap, Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Saksi Meringankan Kasus SMB Ditangkap, YLBHI Sebut Penangkapan Domiri Langgar Hukum dan HAM, . 

Untuk hal itu, sejumlah masyarakat Jambi meminta Era untuk meminta maaf kepada Masyarakat Jambi dan Polri  dihadapan masyarakat dan awak media atas pernyataan yang telah di lontarkannya itu.

Salah satu masyarakat yang hadir, Hafiz Alatas mengatakan, ucapan itu sangat menciderai hati masyarakat Provinsi Jambi serta menghambat tugas Polri untuk menciptakan Masyarakat Jambi Aman. “Kita ketahui, masyarakat Jambi dan Polri ini bukanlah orang-orang bodoh, tetapi banyak orang pintar,” ujarnya.

“Kami sangat menyesalkan atas pernyataan Era yang tidak mau meminta maaf kepada masyarakat Jambi dan Polri,” katanya.

Lanjutnya, menyikapi pernyataan Era, pihaknya akan melaporkan ke Polda Jambi. Karena, di dalam statement itu, ia menilai telah ada unsur Sara-nya.

Ketika ditanya ada tanggapan terkait aksi persekusi yang dilakukan masyarakat terhadap pengacara, Hafiz membatah hal itu.

“Kita tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap dia, tetapi kita hanya melaksanakan aksi pressure,” tandasnya.

Untuk Sekedar di ketahui YLBHI pada Tahun 2017 juga pernah membuat heboh penduduk Indonesia di Jakarta dengan mendukung dan mengadakan seminar yang berbau komunis (PKI) bersama pendukung Front Pembela Anak PKI dan tidak pernah untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia

Ini Klarifikasi YLBHI Didepan Massa Aksi

Era Purnama Sari dari tim pengacara YLBHI yang mengawal kasus SMB mengklarifikasi langsung di hadapan massa aksi, pada Rabu (27/11) di Pengadilan Negeri Jambi.

“Dengan ini saya menyampaikan bahwa apa yang ditulis di kompasiana itu tidak ada hubungannya dengan saya. Dan saya tidak pernah menyampaikan apa yang ada di kompasiana. Detailnya saya juga tidak tau sama sekali karena itu tidak pernah saya sampaikan,” katanya.

“Kedua sepengetahuan saya kompasiana itu bukan media berita. Dia semacam blog semua orang bisa menulis di kompasiana,” katanya lagi.

“Kompasiana itu merupakan blog yang apapun yang ada di didalamnya bukan menjadi tanggung jawab penulis,” ujarnya.

Era kembali menyampaikan bahwa kapasitasnya disini murni sebagai pengacara petani yang diadili.

“Dan saya tidak punya kepentingan apa-apa,” tukasnya.

Era juga mengatakan tidak akan melakukan upaya hukum atas kasus ini.

“Saya sebagai aktivis HAM menghargai kebebasan berpendapat. Dia berharap polisi bisa menyelidiki siapa yang menulis,” katanya.

Reporter : Deno. S
Editor : Ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *